Terlalu Intim Oleh Tukang Pijat Rimu Yumino Tidak Dapat Menahan Kesenangan - Indo18 Access

Yumino membuka matanya perlahan, melihat cahaya lembut lampu yang memantulkan cahaya ke permukaan minyak yang masih mengkilap. “Terima kasih,” katanya dengan suara pelan, “ini lebih dari sekadar pijat.”

“Apakah ada bagian yang terasa terlalu tegang?” tanya Rimu, suaranya hampir berbisik. Yumino membuka matanya perlahan, melihat cahaya lembut lampu

Setiap sentuhan Rimu terasa lebih dari sekadar terapi; ada tekanan yang tepat, kehangatan yang mengalir, dan getaran yang menembus kulit. Yumino menutup mata, merasakan denyut jantungnya menyesuaikan ritme pijatan. Tangan Rimu menjelajah lebih jauh, menelusuri leher, punggung, dan akhirnya sampai pada pinggang. Pijatan semakin intens, dan rasa nyaman berubah menjadi

Saat Yumino menurunkan napas, tubuhnya menggelisah dengan gelombang kehangatan. Pijatan semakin intens, dan rasa nyaman berubah menjadi gelombang kenikmatan yang tak bisa ia kendalikan. Rimu menyesuaikan tekanan

Momen itu tiba. Yumino tidak dapat menahan lagi; tubuhnya terlepas, gelombang kenikmatan melanda, menggetarkan seluruh rangka. Rimu menyesuaikan tekanan, menuntun aliran energi sehingga Yumino dapat menikmati puncak itu secara penuh, tanpa rasa takut atau rasa bersalah. Setelah gelombang terakhir reda, Rimu menepuk bahu Yumino dengan lembut, membantu ia kembali ke dunia nyata. “Anda tampak sangat tenang sekarang,” katanya, menatap wajah Yumino yang masih berkilau karena kehangatan.